torpedo777
LIVEPada pari listrik, sengatan dihasilkan oleh sepasang organ besar di kedua sisi kepala, dekat pangkal sirip dada. Arus mengalir dari permukaan bawah ke permukaan atas tubuh dan digunakan untuk melumpuhkan mangsa maupun sebagai pertahanan [1]. Letak organ tersebut, susunan bagian-bagiannya, dan kebiasaan pari listrik menunggu mangsa membantu menjelaskan cara kerja sengatannya.
TORPEDO777: Bentuk tubuh pari listrik
Sirip dada pari listrik membesar hingga membentuk cakram bulat. Tubuhnya tebal dan lembek, dengan kulit longgar yang lembut tanpa dentikel atau duri kulit. Di bagian bawah cakram terdapat mulut, lubang hidung, dan lima pasang celah insang. Dua sirip punggungnya bersudut bulat, sementara ekornya kokoh dan berotot dengan sirip ekor yang berkembang baik [1].
Pari listrik bergerak lambat dan mendorong tubuhnya dengan ekor, bukan dengan sirip dada seperti pari jenis lainnya [1]. Bentuk cakram dada juga menjadi petunjuk lokasi organ listrik: sepasang organ itu berada di pangkal sirip dada, masing-masing di sisi kepala [1].
Bagaimana organ listrik menghasilkan sengatan?
Organ listrik pari tersusun seperti baterai. Di dalamnya terdapat kolom-kolom berbentuk heksagonal yang tersusun rapat menyerupai sarang lebah. Setiap kolom berisi 500 hingga lebih dari 1.000 pelat dari otot lurik yang telah dimodifikasi. Saraf memberi sinyal kepada organ untuk melepaskan listrik melalui cabang yang berulang kali menempel pada sisi bawah pelat-pelat tersebut [1].
Susunan baterainya berbeda menurut lingkungan hidupnya: pada ikan laut, baterai tersusun paralel, sedangkan pada ikan air tawar susunannya seri. Susunan seri memungkinkan pari air tawar menghasilkan pelepasan tegangan lebih tinggi, karena air tawar tidak menghantarkan listrik sebaik air asin [1].
Tegangan sengatan bervariasi menurut spesies, dari sekitar 8 hingga 220 volt. Beberapa anggota famili Narcinidae berada pada kisaran 8 volt, sementara Torpedo nobiliana dapat mencapai 220 volt [1]. Jadi, angka tersebut bukan ukuran tunggal untuk semua pari listrik.
Sengatan untuk mencari makan dan melindungi diri
Pari listrik memakan invertebrata dan ikan kecil. Alih-alih terus mengejar mangsa, hewan ini dapat berbaring menunggu di bawah pasir atau substrat lain, lalu menggunakan listrik dari tubuhnya untuk melumpuhkan dan menangkap mangsa [1].
Kemampuan menghasilkan arus yang sama juga berfungsi sebagai alat pertahanan [1]. Sumber yang tersedia menjelaskan fungsi tersebut secara umum; karena tegangan berbeda antarspesies, kisaran 8–220 volt tidak berarti setiap pari listrik menghasilkan sengatan dengan kekuatan yang sama [1].
Bentuk tubuh dan sengatan bekerja dalam satu gambaran
Gabungan bentuk tubuh dan kebiasaan makan menjelaskan strategi pari listrik: hewan ini bergerak lambat, dapat menunggu di bawah pasir atau substrat, lalu memakai organ listrik untuk melumpuhkan mangsa. Organ penghasil arusnya berada di dekat kepala, sementara ekor berotot membantu geraknya. Sengatan bukan satu-satunya ciri penting pari listrik, tetapi menjadi bagian yang menghubungkan cara hewan ini menangkap mangsa dengan pertahanannya [1].
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Pari listrik. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29450755&title=Pari_listrik (diakses 2026-10-04).